Home / Daerah / Maros

Selasa, 4 Januari 2022 - 23:25 WIB

Rekam Medis Inaktif RSUD Maros Dimusnahkan

RAKYATSATU.COM, MAROS – Bupati Maros AS Chaidir Syam menghadiri pemusnahan alat rekam medis inaktif milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sejak priode 2006 hingga priode 2016, Selasa (4/1/2022).

Pada pemusnahan itu, Bupati didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, dr Muhammad yunus, Dirut RSUD La Palaloi dr Sri Syamsinar Rachma dan pejabat lainnya.

Menurut Dirut RSUD La Palaloi, dr Sri Syamsinar Rachma mengatakan bahwa, pemusnahan file pada kegiatan ini mencapai 53.016 file dari tahun 2006-2016.

“Jadi file yang dimusnahkan ini berasal dari kasus rawat inap dan rawat jalan sejak tahun 2006 hingga tahun 2016,” katanya.

Selain itu dr Sri Sayamsinar Rachma juga menjelaskan cara metode pemusnahan file yang di gunakan pada kegiatan tersebut.

“Jadi penghancuran ini dilakukan dengan cara mencacah sehingga tidak lagi dikenal fisik maupun bentuknya. Pemusnahan dilakukan setelah di SK kan oleh Dirut RSUD dr La Palaloi. Dimana file rawat inap terdiri dari 27.945 file dan rawat jalan 22.071 file. Total berkas rekam medis yang akan dimusnahkan 53.016 file,” lanjutnya.

Tujuan pemusnahan file rekam medik ini diharapkan bisa memudahkan staf rekam medis dalam memilah maupun menemukan rekam medis yang masih aktif.

“Hal ini dilakukan agar para staf pada bagian rekam medis dapat lebih mudah untuk menemukan dan memindahkan dokumen yang masih aktif, pada pemilihan dokumen rekam medis ini dilakukan oleh tim penilai arsip yang telah di SK kan oleh Pak Bupati Maros,” jelas Dirut RSUD La Palaloi, dr Sri Syamsinar Rachma.

Sementara Bupati Maros, AS Chaidir Syam mengatakan pemusnahan ini sebenarnya dapat di laksanakan setiap kurun waktu lima tahun sekali.

“Pemusnahan rekam medik ini sebenarnya dapat dilakukan setiap 5 tahun namun RSUD La Palaloi baru melakukan pemusnahan ini sebagai salah satu efisiensi tempat. Apalagi banyak berkas yang memang sudah tidak digunakan,” katanya.

Chaidir Syam juga berharap dengan pemusnahan rekam medik ini pengaturan dokumen di rekam medik bisa jauh lebih bagus.

“Saya harap dengan pengaturan rekam medik yang baik, bisa dibarengi pelayanan yang bagus dan mengikuti standar yang ada. Kita juga menghimbau agar pemusnahan rekam medik bisa dipilah dengan baik antara rekam medik aktif dengan tidak,” tutupnya. [Arul]

Share :

Baca Juga

Sinjai

BPKAD Sinjai Sebut TPP ASN Selama Tiga Bulan Rampung

Daerah

Pemohon SIM dan Vaksinasi Gratis

Maros

Pemkab Maros Gelar Pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional

Daerah

Pemkab Sinjai Gratiskan Rapid Tes Antigen Untuk Peserta CPNS

Daerah

Anggota DPR RI Kamrussamad Apresiasi Kinerja Bupati Sinjai

Daerah

Dua Inovasi Milik Soppeng Top 30 Tingkat Provinsi

Daerah

Tim Wasrik Itjenad Kunjungi Makorem 141/Tp

Daerah

[OPINI] Terima Kasih TNI Polri, Telah Berikan Rasa Aman dan Nyaman Warga Apala Beribadah