Home / Daerah / Sinjai

Rabu, 3 November 2021 - 23:19 WIB

Begini Upaya Pemkab Sinjai Berikan Pelayanan Kesehatan Maksimal

RAKYATSATU.COM, SINJAI – Dalam upaya memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai, melalui Dinas Kesehatan telah menyiapkan fasilitas kesehatan (Faskes) yang tersebar di 80 Desa/Kelurahan di Kabupaten Sinjai.

Termasuk penyediaan sarana dan prasarana puskesmas pembantu (Pustu) sebagai program unggulan Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) di bidang kesehatan yaitu 1 desa 1 puskesmas pembantu.

Sekretaris Dinas Kesehatan Sinjai, drg. Farina Irfani mengatakan, fasilitas kesehatan berupa pustu dan puskesmas yang ada di Sinjai menyentuh 78 desa/kelurahan. Jumlah ini terdiri dari 62 Pustu dan 16 Puskesmas.

“Saat ini di Kabupaten Sinjai ada 80 desa dan kelurahan, dan telah memiliki sarana pustu 62. Yang ada puskesmasnya maka kita tidak perlu membuat pustu disitu. Puskesmas saat ini ada 16 dan 1 rumah sakit,” ungkapnya saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (3/11/2021).

Sehingga dikatakan dokter Arin sapaanya upaya pemerintah dalam menyediakan fasilitas kesehatan untuk masyarakat kini sudah tersentuh disemua desa dan keluraharan.

“Jadi sebetulnya untuk semua desa dan kelurahan di Kabupaten Sinjai itu sudah memiliki fasilitas pelayanan kesehatan. Upaya peningkatan sarana pelayanan kesehatan juga terus ditingkatkan dimasa Pemerintahan 2018-2023,” jelasnya.

Fungsi dari puskesmas pembantu ini untuk membantu melaksanakan kegiatan yang dilaksanakan puskesmas diwilayah kerjanya, untuk meningkatkan akses dan jangkauan pelayanan dasar diwilayah puskesmas, serta medukung pelaksanaan kesehatan terutama pelayanan kesehatan masyarakat.

“Pustu ini memberikan pelayanan langsung di Desa. Jadi untuk tiap desa itu ada Pustu disitu ada petugas minimal dua orang bidan dan perawat, tapi untuk kasus-kasus yang membutuhkan tatalaksana medis lebih lanjut mereka akan melaksanakan rujukan ke Puskesmas atau rumah sakit,” ujarnya.

Selain itu lanjutnya, setiap dusun dan lingkungan di Sinjai ada penanggung dari tenaga kesehatan melalui program home visit dan home care sehingga tidak ada lagi masyarakat yang tidak terlayani dengan cepat.

“Salah satu tugas penanggung jawab dusun yakni mengkoordinir pelayanan kesehatan diwilayahnya. Dia yang bertanggung jawab dan melakukan koordinasi dengan pustu atau puskesmas atas penatalaksanaannya sehingga semua dapat bersinergi,” kuncinya.

Share :

Baca Juga

Daerah

Harta Kekayaan Kaswadi Naik 11,15 Persen Selama Pandemi

Sinjai

Pemkab Maros Berkunjung di Sinjai, Belajar Kebijakan Beasiswa Berprestasi

Advertorial

Dinsos P2KB dan P3A Salurkan Bantuan Untuk Korban Bencana di Wajo

Daerah

Jelang Lebaran, Tim Super Santuni Warga Kurang Mampu

Daerah

H Surya Sampaikan Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Asahan Tahun 2021-2026

Daerah

Dua Tersangka Dugaan Pemalsuan Dokumen Tidak Ditahan

Advertorial

Kepala Kemenag Wajo Akui Sudah Lakukan Pungli BOP

Bone

Begini Cara Brimob Bone Tingkatkan Keimanan Anggotanya