Home / Bone / Peristiwa

Minggu, 3 Juli 2022 - 22:57 WIB

Mayat Lansia Ditemukan di Empang, Begini Kronologinya

enazah Lada (79) warga Dusun Amessangeng, Desa Lamurukun, Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone saat dievakuasi/ Foto : Sugi

enazah Lada (79) warga Dusun Amessangeng, Desa Lamurukun, Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone saat dievakuasi/ Foto : Sugi

RAKYATSATU.COM, BONE – Warga Dusun Ance’e, Desa Panyiwi, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone digegerkan dengan adanya sosok mayat yang ditemukan di lokasi empang milik warga setempat. Penemuan mayat itu pada Minggu pagi (3/6/2022) sekitar pukul 06.00 Wita.

Sosok mayat laki-laki tersebut diketahui adalah Lada (79) pekerjaan petani warga Dusun Amessangeng, Desa Lamurukun, Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone.

Camat Cenrana Muh. Amin membenarkan adanya mayat ditemukan oleh warga di lokasi empang dalam posisi terlentang.

“Memang benar ada mayat ditemukan Minggu pagi di lokasi empang, korban ini bukan warga Cenrana, tapi dari Desa Lamurukung Tellu Siattinge,” tutur Amin.

Korban ditemukan pertama oleh pemilik empang H. Andi Appase Petta Gassing ketika hendak menjaring ikan di lokasi empang tersebut.

Informasi yang dihimpun berdasarkan kronologi, pada Jumat, tepatnya 1 Juli 2022, sekitar pukul 09.00 wita, korban meninggalkan rumah kerabatnya menuju ke rumah cucunya di Dusun Ance’e Desa Panyiwi Kecamatan Cenrana.

Sekitar pukul 10.00 wita, korban tiba di Dusun Ance’e dan berselang beberapa menit kemudian korban meninggalkan rumah cucunya dengan berjalan kaki.

Korban baru diketahui meninggal pada Minggu 3 Juli 2022, sekitar pukul 06.00 wita, korban ditemukan dengan posisi terlentang di pematang empang milik H. Andi Appase Petta Gassing.

Setelah mendapat laporan dari warga pada pukul 08.30 Wita, Kapolsek Cenrana AKP Enny T, SH bersama Bhabinkamtibmas AIPDA Kasnindar dan Babinsa Koptu Muliyawan tiba di TKP dan langsung melakukan evakuasi terhadap korban dibantu warga sekitar menuju ke rumah duka di Dusun Amessangeng Desa Lamurukung Kecamatan Tellu Siattinge dengan menggunakan transportasi air.

Setiba di rumah duka pada pukul 10.30 Wita, korban lalu diterima langsung oleh keluarganya dan dilakukan tindakan medis oleh pihak UPT PKM Kecamatan Cenrana dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan terhadap tubuh korban.

BACA JUGA :  DPRD Bone Gelar RDPU, Ini Harapan Nakes Sukarela

“Korban meninggal dunia diduga kecapean karena korban memiliki riwayat penyakit asma, hipertensi dan depresi, sehingga keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi,” jelas Kapolsek.

Sekitar pukul 14.00 Wita, korban dimakamkan di perkuburan islam Dusun Amessangeng Desa Lamurukung Kecamatan Tellu Siattinge. [Ikhlas/Sugi]

Share :

Baca Juga

Bone

Pilkades Tahap Dua Bakal Digelar, Bupati Bone Tekankan Ini

Bone

Jelang HJB ke-692, Ribuan Masyarakat Ikut Sepeda Santai

Bone

Personel Makorem 141/Tp dan Masyarakat Belajar Baca Al-Quran Dengan Dirosa

Bone

Andi Rio Beri Bantuan ke Korban Puting Beliung

Daerah

Pria Dewasa Ditemukan Meninggal Dalam Keadaan Telentang di Area Parkir Bandaran Sultan Hasanuddin

Peristiwa

Pasca Ledakan di Depan Gereja Katedral Makassar, Brimob Bone Intensifkan Patroli

Bone

Pimpin Rapat Evaluasi Program Kerja dan Anggaran Korem 141/Tp, Ini Pesan Danrem

Advertorial

Tanamkan Jiwa Nasionalisme di Tengah Masyarakat, Patroli KRYD Brimob Bone Lakukan Ini