Home / Daerah

Kamis, 3 Juni 2021 - 15:29 WIB

Dua Tersangka Dugaan Pemalsuan Dokumen Tidak Ditahan

RAKYATSATU.COM, SOPPENG – Kasus dugaan penerbitan Surat Keterangan (Suket) Covid-19 palsu yang dilakukan oleh Kepala UPTD RSUD Latemmama nonaktif, NW memasuki babak baru.

Pasalnya, kasus yang berjalan hampir 3 bulan ini, Polisi kembali menetapkan tersangka selain NW, yakni inisial JN.

Kedati begitu, Polisi tidak melakukan penahanan terhadap keduanya. Melainkan hanya tahanan kota dan wajib lapor.

“Kita tidak lakukan penahanan, karena di Polres dan Polsek tidak ada tempat khusus tahanan perempuan. Dan juga dari sisi kemanusiaan, yang dimana salah satu dari tersangka baru melahirkan,” kata Kapolres melalui Kasat Reskrim, Iptu Noviarif Kurniawan, Kamis (3/6/2021).

Selain itu, kata dia, tersangka dugaan pemalsuan ini koorperatif selama dilakukan pemeriksaan.

“Untuk perannya sendiri, NR sebagai penyuruh. Sedangkan JN berperan sebagai pembuat dokumen,” ucapnya.

Masih kata Noviarif, kedua tersangka yakni NW dan JN dijerat pasal 263 tentang pemalsuan dokemen dengan ancaman 4 sampai 6 tahun penjara.

Share :

Baca Juga

Advertorial

Atasi Masalah Pertanian, Bupati MYL Luncurkan Kartu Tani

Daerah

Tindaklanjuti Intruksi Mendagri, Pemkab Sinjai Bakal Berlakukan Penjagaan di Perbatasan

Daerah

Begini Harapan Wakil Bupati Soppeng di HUT PGRI dan HGN

Daerah

HGN 2021, Bupati Maros Pantau Pertandingan Antar Siswa

Daerah

Sambut HDKD 2021, Rutan Sidrap Bagi Paket New Normal Kit

Bone

Melalui Patroli KRYD, Selain Imbau Prokes, Brimob Bone Juga Lakukan Ini

Daerah

Pemkot Tanjungbalai Jalin Kerjasama Dengan Universitas Asahan

Daerah

Terkait Belajar Tatap Muka, Tenaga Pendidik di Sinjai Bakal Ikuti Vaksinasi