Begini Upaya BPJS Kesehatan KC Watampone Wujudkan Komitmen Penerapan Tata Kelola Yang Baik di 2021

Sosialisasi penerapan tata kelola BPJS Kesehatan KC Watampon

RAKYATSATU.COM, BONE – Dalam rangka terwujudnya komitmen penerapan Tata Kelola yang Baik tahun 2021, BPJS Kesehatan Cabang Watampone melaksanakan sosialisasi Tata Kelola yang Baik dan Kode Etik bagi seluruh pegawai baik pegawai tetao maupun pegawai tidak tetap dan juga tenaga alih daya, pada Kamis (29/04/2021) lalu.

Menyadari besarnya manfaat program JKN-KIS ini bagi masyarakat, BPJS Kesehatan senantiasa berkomitmen agar program ini dapat berjalan dengan optimal dan terjaga keberlangsungannya.

Dalam rangka memastikan keberlangsungan program dan efektivitas pemberian manfaat kepada peserta, penerima manfaat serta pemangku kepentingan lainnya, BPJS Kesehatan wajib menerapkan Tata Kelola yang Baik secara konsisten dan berkelanjutan dalam setiap kegiatan, baik operasional maupun non operasional pada seluruh tingkatan di organisasi, dengan tetap memperhatikan ketentuan dan regulasi yang berlaku.

Penetapan Pedoman Tata kelola BPJS Kesehatan melalui Peraturan Direksi Nomor 65 Tahun 2020 menjadi langkah maju bagi BPJS Kesehatan dalam mengembangkan tata kelola organisasi Badan Hukum Publik.

Selanjutnya disampaikan pula paparan mengenai Pedoman Kode Etik BPJS Kesehatan sebagaimana diatur dalam Peraturan Direksi Nomor 84 Tahun 2018.

“Kode etik BPJS Kesehatan membingkai hubungan setiap Duta BPJS Kesehatan dengan sesame rekan kerja, peserta, mitra organisasi, pemerintah dan masyarakat umum dalam interaksi yang berlandaskan nilai-nilai kejujuran, keadilan dan penghargaan terhadap martabat kemanusiaan. Kode Etik ini bersifat dinamis, yang dapat senantiasa diperbaharui sesuai dengan perkembangan kebutuhan dan lingkungan organisasi,” papar Ndari Cahyaningsih, Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik dalam presentasinya.

“Melalui kegiatan sosialisasi ini kami merasa perlu adanya pemahaman mendalam terkait tata kelola dan kode etik BPJS kesehatan,dan saya rasa perlu dilakukan secara berkala sebagai sarana untuk mengingatkan seluruh pegawai maupun tenaga alih daya untuk tetap terus melaksanakan tugas secara Amanah, harapannya agar nilai- nilai etika tersebut dapat dijadikan pegangan bagi pribadi setiap baik pada saat maupun diluar jam kerja,” tutur Hamzah, salah seorang tenaga alih daya yang bertugas sebagai tenaga pengamanan pada Kantor Kabupaten Sinjai.