Pasar Apala Semrawut, Pengelola Pasar Hanya Tahunya Tarik Retribusi

Suasana pasar Apala yang semakin semrawut

RAKYATSATU.COM, BONE – Hampir setiap hari pasar di Pasar Apala selalu menjadi polemik dan menimbulkan masalah. Polemik dan masalah tersebut terus berkepanjangan dari bulan ke bulan bahkan dari tahun ke tahun tanpa ada pemecahan masalah/solusi dari pengelola pasar dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bone.

Pasalnya, pengelola pasar Apala H Iwan dan Bapenda Kabupaten Bone yang memiliki kewenangan terhadap ketertiban pasar terkesan melakukan pembiaran kesemrawutan pasar di Pasar Apala dan hanya tahunya menarik retribusi dari pedagang.

Suasana los di dalam pasar Apala yang tidak ditempati/kosong melompong

Dari pantauan Rakyatsatu.com, Rabu (4/3/2021), memang pasar Apala jauh dari tertib dan sangat mengganggu masyarakat serta pengguna jalan.

Masih banyak pedagang/penjual yang menjajakan barang dagangannya di luar kompleks pasar, sementara los yang sudah disiapkan kosong tanpa diisi para pedagang.

H Iwan yang berusaha ditemui untuk dikonfirmasi terkesan pula main kucing-kucingan, namun berkat bantuan beberapa tokoh masyarakat, akhirnya H Iwan berhasil ditemui dan dimintai komentarnya.

“Sudah saya suruh masuk tetapi para pedagang tersebut yang bandel,” ujar H Iwan.

Sementara itu, pihak Bapenda Kabupaten Bone melalui Andi Ucci (nama panggilan) saat dihubungi mengakui akan menindak lanjuti pemberitahuan kesemrawutan pasar Apala pada hari Jumat (5/3/2021) nanti.

“Terima kasih atas informasinya dan hari Jumat kami akan turun langsung ke pasar Apala melakukan pemantauan,” ujar Andi Ucci.

Salah seorang pedagang pasar Apala, Jusriadi mengakui kalau pasar Apala dari dulu tidak tertib. Bahkan sejumlah los pasar terkesan mubasir sebab tidak difungsikan.

“Kalau H Iwan tegas pasti para penjual itu masuk ke los dan tidak berani menjual di luar kompleks pasar,” ujar Jusriadi.

Demikian pula pengakuan Ahmad Tang. Menurutnya, kesemrawutan pasar Apala pada dasarnya karena kurang tegasnya H Iwan.

“Jika H Iwan tegas maka saya yakin pasti para penjual akan ikut aturan,” tegasnya.