Home / Maros

Kamis, 3 Februari 2022 - 12:34 WIB

Dinas Parawisata Kabupaten Maros Tingkatkan Kenyamanan dan Keamanan Pariwisata

Kadis Pariwisata Kabupaten Maros, Muh Ferdiansyah

Kadis Pariwisata Kabupaten Maros, Muh Ferdiansyah

RAKYATSATU.COM, MAROS – Kinerja Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten Maros makin menonjol, beberapa pekan ini meski sempat tutup pada masa pandemi lalu yang mengakibatkan turunnya pendapatan daerah, usaha serta kebijakan Dinas Parawisata untuk kembali meningkatkan pendapatan daerah mulai menuaikan hasil.

Salah satu lokasi wisata yang juga menjadi andalan Kabupaten Maros dalam mengait wisatawan, yakni taman wisata prasejara Leang-leang.

Lokasi wisata Leang-leang, memiliki luas 43.750 hektar dan terdapat 286 goa yang dimana 30 di antaranya merupkan goa prasejarah, selain itu taman wisata Leang-leang juga merupakan salah satu objek wisata di indonesia yang memamerkan batu kapur atau bisa di sebut batu kars.

Maka dari itu tempat wisata purba ini kerap di kunjungi oleh para kalangan pelajar dari dalam daerah maupun mancannegara, guna mempelajari serta melihat bukti kehidupan manusia purba yang hidup 3.000-8.000 SM.

Salah satu kibajakan Dinas Kebudayaan dan Parawisata untuk kembali mengait wisatawan yakni dengan menggratiskan tiket masuk kedalam lokasi wisata Prasejarah Leang-leang.

“Dalam rangka kembali membangkitkan minat masyarakat dalam mengunjungi lokasi wisata Leang-Leang, kami sempat mengabil kebijakan dengan menggeratiskan parawisatawan yang ingin berkunjung ke lokasi prasejarah ini dalam kurun waktu seminggu,” ungkap Muh Ferdiansyah selaku Kadis Parawisata Kabupaten Maros.

Selain itu demi meningkatkan kenyamanan para pengunjung dengan memberikan asuransi kepada pengunjung lewat tarif tiket, pemerintah Kabupaten maros juga melaksanakan kerja sama dengan Kementrian Pendidikan dan Budaya (KEMENDIKBUD) guna turut meningkatkan penghasilan negara.

“Saat ini kami telah mengadakan MoU dengan membagi penghasilan kepada negara yakni pada tarif karcis itu sudah termasuksud 70% ke Pemerintah Daerah, 30% Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB), dan Rp 1000 untuk asuransi kepada para pengunjung,” lanjut Kadis Parawisata saat dikonfirmasi di ruangannya.

Selain itu, Lulusan Sarjana Ilmu Pemerintahan yang hobi berolahraga ini turut memberikan saran serta haparan kepada para pengunjung taman wisata purbakala Leang-leang.

“Saat ini Lokasi wisata leang-leang sudah beroprasi kembali, jadi saya berharap utamanya wisatawan di kalangan pelajar ini bisa kembali menimbah ilmu serta melihat langsung bukti nyata manusia prasejarah yang di sajikan di Leang-leang,” tutupnya. [Ikhlas/Arul]

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati Maros Buka Lomba Memperingati Hari Guru Nasional

Maros

Peringatan Nuzulul Quran, Bupati Maros : Upaya Mengingatkan Peran Al-Quran di Kehidupan Manusia

Daerah

Hanya Pinjam Dayung dan Perahu Panitia, Atlet Dayung Maros Boyong dua emas Pra Porprov

Daerah

Pasca Perubahan Edaran Kemenhub, Aktivitas di Bandara Hasanuddin Meningkat

Maros

Berhadiah Minyak Goreng, Vaksinasi Kaloborasi Organisasi Kesehatan Maros Banyak Peminat

Advertorial

Dinas Parawisata Maros Prioritaskan Keselamatan Wisatawan

Daerah

Chaidir Syam Lantik Pengurus BPKP Kabupaten Maros

Maros

Bupati Maros Terima Bantuan Logistik Kesiapsiagaan dari Kemensos RI