Kendala Teknis IPAL, Limbah PKM Ganra Dibuang di Selokan

Kepala Subbagian Perencanaan dan Pelaporan pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Soppeng, Retno Saputra 

RAKYATSATU.COM, SOPPENG – Diduga karena kendala teknis, mesin IPAL di Puskesmas (PKM) Ganra tidak difungsikan.

Hal itu dikatakan Kepala Subbagian Perencanaan dan Pelaporan pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Soppeng, Retno Saputra saat ditemui, Rabu (2/6/2021).

Dia juga menapik terkait dengan tidak pernahnya difungsikan mesin IPAL sejak diadakan pada Desember 2020 lalu.

“Pernah difungsikan, mungkin karena ada kendala teknis antara operator dan teknisi makanya berhenti,” jelasnya.

Kedati begitu, dia juga menapik limbah cair dari PKM dibuang di pemukiman warga, yang bisa berdampak pada lingkungan.

“Limbah cair dari PKM sementara dibuang ke Bak Saluran Septic tank kemudian ke saluran selokan,” terangnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, Pemerintah melalui Dinas Kesehatan terus berusaha menganggarkan agar fasilitas kesehatan (PKM,-red) masing-masing memiliki IPAL.

“Jadi tahun lalu baru dapat, dan ada sembilan PKM sudah memiliki IPAL,” katanya.

“Untuk tahun ini ada sembilan PKM juga mendapatkan pengadaan IPAL. Tahun 2022 sisa PKM Salotungo,” lanjutnya.

Sebelumnya, Kasi Kesling PKM Ganra, Suriani mengatakan pihaknya sudah meminta teknisi untuk datang terkait pengoperasian dan kondisi IPAL.

Pasalnya, IPAL Puskesmas yang terpasang sejak tahun 2021 dan sampai saat ini belum dioperasikan.

“Belum digunakan karena belum paham cara pengoperasiannya sehingga limbah medis masih dalam penampungan,” ungkap Suriani.

Dari pantauan media, semenjak mendapatkan sorotan dari media mesin IPAL yang berada pada belakang Gedung Puskesmas Ganra mulai dioperasikan.