Bupati Wajo Dapat Penghargaan BPJS Kesehatan KC Watampone

Bupati Wajo saat mendapatkan penghargaan dari BPJS Kesehatan KC Watampone

RAKYATSATU.COM, WAJO – Dukungan dan peran serta pemerintah daerah sangat menentukan dalam optimalisasi Program JKN-KIS. Dukungan tersebut sudah terasa di sejumlah daerah, khususnya dalam upaya memperluas cakupan kepesertaan dengan memastikan seluruh penduduk di daerah tersebut telah menjadi peserta JKN-KIS.

Demikian pula dengan Kabupaten Wajo, salah satu wilayah Kerja KC Watampone di Sulawesi Selatan. Pada Jumat (26/02) lalu, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Watampone menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat dengan memberikan plakat dan piagam kepada Bupati Wajo atas komitmen Pemerintah Daerah dalam mencapai UHC di wilayah Kabupaten Wajo.

Terhitung tanggal 15 Februari 2021 jumlah peserta JKN di Kabupaten Wajo adalah sebanyak 361.530 atau sebesar 96% dari jumlah penduduk.

UHC di Kabupaten Wajo ini menyusul dua kabupaten lainnya di wilayah Kerja KC Watampone yaitu Kabupaten Sinjai dan Kabupaten Soppeng yang telah mencapai UHC sebelumnya.

“Harapan saya dengan telah terjaminnya 96% dari jumlah penduduk kabupaten Wajo sebagai peserta JKN-KIS yang dalam hal ini melalui BPJS Kesehatan tidak ada lagi orang miskin yang tidak mendapatkan Jaminan Kesehatan saat mereka sakit. Saya berpesan pula supaya validitas data peserta JKN-KIS di Kabupaten Wajo agar selalu dilakukan updatingm” pesan H Amran Mahmud, Bupati Kabupaten Wajo, yang didampingi pula oleh Kepala Dinas Kesehatan Wajo, drg Hj Armin, M.Kes.

Penghargaan UHC tersebut diserahkan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Watampone, Arif Budiman, MPH yang didampingi oleh Kepala Kantor Kabupaten Wajo, Sri Wahyuni dan Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan Anggrawati.

“Hari ini kami mewakili manajemen BPJS Kesehatan mengucapkan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Wajo atas komitmen luar biasa dalam mewujudkan cakupan semesta yang menjadi salah satu tujuan inti dalam program JKN. Selanjutnya adalah bagaimana kami dan Pemda Wajo mengelola, merawat dan meningkatkan kualitas UHC ini dengan menjaga validitas data PBPU BP Pemda khususnya, dan memastikan mutu layanan kesehatan berada pada posisi terbaik di Kabupaten Wajo,” tutur Arif.

Sebagai bentuk komitmen dalam hal kemudahan akses pelayanan Kesehatan, saat ini Pemerintah Kabupaten Wajo memiliki 36 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), 2 Rumah Sakit dan 1 Klinik Utama Mata. Dalam waktu dekat akan dibangun pula pelayanan Jantung terpadu atas bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.