Home / Advertorial / Daerah / Maros

Rabu, 2 Februari 2022 - 12:40 WIB

Dinas Parawisata Maros Prioritaskan Keselamatan Wisatawan

RAKYATSATU.COM, MAROS — Kinerja Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten Maros makin menonjol, meski salah satu tempat wisata di tutup akibat pandemi dan mengakibatkan turunnya pendapatan daerah.

Namun, usaha serta kebijakan Dinas Parawisata untuk kembali meningkatkan pendapatan daerah mulai menuaikan hasil.

Salah satu lokasi wisata yang juga menjadi andalan Kabupaten Maros dalam mengait wisatawan, yakni taman wisata prasejarah Leang-leang.

Lokasi wisata Leang-leang ini memiliki luas 43.750 hektar dan terdapat 286 goa yang dimana 30 diantaranya merupakan goa prasejarah. Selain itu, taman wisata Leang-leang juga merupakan salah satu objek wisata di Indonesia yang memamerkan batu kapur atau bisa disebut batu kars.

Olehnya itu, tempat wisata purba ini kerap di kunjungi oleh para kalangan pelajar dari dalam daerah maupun mancanegara, guna mempelajari serta melihat bukti kehidupan manusia purba yang hidup 3.000 sampai 8.000 sebelum masehi.

Salah satu kebijakan Dinas Kebudayaan dan Parawisata untuk kembali mengait wisatawan yakni dengan menggratiskan tiket masuk kedalam lokasi wisata Prasejarah Leang-leang,

“Dalam rangka kembali membangkitkan minat masyarakat dalam mengunjungi lokasi wisata Leang-leang, kami sempat mengambil kebijakan dengan menggratiskan para wisatawan yang ingin berkunjung ke lokasi prasejarah ini dalam kurung waktu seminggu,” ungkap Muh. Ferdiansyah selaku Kadis Parawisata Kabupaten Maros.

Kata Ferdy sapaan akrabnya, demi meningkatkan kenyamanan para pengunjung dengan memberikan asuransi kepada pengunjung lewat tarif tiket, pemerintah Kabupaten maros juga melaksanakan kerja sama dengan Kementrian Pendidikan dan Budaya (KEMENDIKBUD) guna turut meningkatkan penghasilan negara.

“Saat ini kami telah mengadakan MoU dengan membagi penghasilan kepada negara yakni pada tarif karcis itu sudah termasukd 70 persen ke Pemerintah Daerah, 30 persen Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB), dan Rp1000 untuk asuransi kepada para pengunjung,” tambahnya.

BACA JUGA :  Dukung Program Swasembada dan Ketahanan Pangan, Ini Yang Dilakukan Personel Koramil 1407-11/Barebbo

Selain itu, Lulusan Sarjana Ilmu Pemerintahan yang hobi berolahraga ini turut memberikan saran serta harapan kepada para pengunjung taman wisata purbakala Leang-leang.

“Saat ini lokasi wisata Leang-leang sudah beroperasi kembali. Jadi saya berharap utamanya wisatawan di kalangan pelajar ini bisa kembali menimbah ilmu serta melihat langsung bukti nyata manusia prasejarah yang di sajikan di Leang-leang,” tutupnya. (Rul)

Share :

Baca Juga

Bone

Bone Maju ke Babak Semifinal Cabang Fahmil Qur’an Putri

Bone

Lepas Satu Perwiranya Sebagai Kapolsek, Ini Pesan Danyon Brimob Bone

Advertorial

Warga Binaan LPKA II Terima Remisi Kemerdekaan

Daerah

Desa di Sinjai Diminta Tetapkan APBDes 2021

Sinjai

Rakor Percepatan Vaksinasi, Bupati Harap Semua Pihak Suskeskan Program

Daerah

Diharap Jadi Penggerak Ekonomi, Andi Seto Resmikan Toko Serba Serbi Sinjai

Daerah

Hanya Satu Orang Kembalikan Formulir Balon Ketua KONI Sinjai

Daerah

Jelang Putusan PHPU di MK, Brimob Sulsel Ikuti Apel Gelar Pasukan di Polres Yalimo