Kebijakan PPKM Untuk Keselamatan Bersama

Bupati Soppeng HA Kaswadi Razak usai menjalani vaksinasi

RAKYATSATU.COM, SOPPENG – Beberapa pekan terakhir Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng dalam hal ini Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penagnan Covid-19 Kabupaten Soppeng, telah menerapkan kebijakan nasional terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di daerahnya, Selasa (03/02/2021).

Bupati Soppeng HA Kaswadi Razak saat dikonfirmasi, Senin 1 Februari mengatakan, kebijakan yang diterapkan selama ini telah memberikan dampak yang postif pada penangan kasus Covid-19 di Kabupaten Soppeng.

“Selama kebijakan PPKM diberlakukan, tingkat kasus di Soppeng mengalami penurunan yang yang sangat drastis,” kata Bupati yang juga merupakan Ketua Satgas Covid Soppeng.

Dikatakan dia, pembatasan akan tetap berlanjut hingga Satgas menyatakan bahwa Soppeng sudah aman dari Covid-19.

“Pembatasan aktivitas masyarakat tetap berlanjut. Pada tanggal 8 Februari nanti akan dievaluasi kembali, kalaupun masih membutuhkan tindakan selanjutnya, tetap kita lakukan evaluasi kembali,” kata Bupati.

Apa yang menjadi polemik di masyarakat, Bupati meminta agar masyarakat bisa mengerti dan mentaati apa yang sudah ditentukan. “Yakin apa yang kami lakukan adalah untuk keselamatan kita bersama. Warung kopi jangan terlalu egois, kita masih bisa minum kopi di rumah,” terang Kaswadi.

Pemberlakuan PPKM ini kata Bupati, banyak hal yang sudah dipertimbangkan dan diperhitungkan secara matang. “Intinya tidak ada penutupan hanya pembatasan dan ini sesuai dengan UUD yang kita lakukan,” jelasnya.

“Tingkat kkasus di Soppeng sangat drastis turun. Tercatat kasus tertinggi ialah 77 kasus dalam sehari. Dan sekarang sisa 2 penambahan kasus, mudahan-mudahan ini efektif dan berjalan sesuai dengan harapan kita,” sambungnya.

Dengan penuruna kasus itu, Bupati soppeng sangat berharap masyarakat tetap disiplin dalan menjalankan aktivitas sehari-sehari dan mengikuti aturan yang sudah ditetapkan.

“Insya Allah kita akan melaksanakan Ibadah di Bulan Suci Ramadhan dengan normal tanpa ada penutupan, dengan catatan masyarakat harus disiplin dan ikut dengan apa yang kami lakukan, dengan apa yang kita arahkan untuk kebaikan bersama,” kuncinya.