Home / Bone / Daerah

Rabu, 1 Desember 2021 - 06:28 WIB

Apala Berhasil Bentuk Herd Immunity

RAKYATSATU.COM, BONE – Kelurahan Apala, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan menjadi daerah pembentuk Herd Immunity atau biasa disebut Kekebalan Kelompok, Rabu (1/12/2021).

Hal itu terungkap pada saat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan para unsur Forkopimda Kabupaten Bone yang dipimpin oleh Wakil Bupati Bone Drs H Ambo Dalle, MM, di Gedung PKK Bone, Kompleks Kantor Bupati Bone.

Juru bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kabupaten Bone, dr Yusuf mengemukakan, salah satu desa/kelurahan di Kabupaten Bone yang telah masuk kategori Herd Immunity (Kekebalan Kelompok) adalah Kelurahan Apala, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone.

Dari informasinya, dari 2.629 jiwa warga Kelurahan Apala yang belum divaksin Covid-19 hingga saat ini hanya berkisar 40an orang. Itu sudah melampaui target, sebab sudah di atas 90 persen yang divaksin.

“Kelurahan Apala sudah termasuk Herd Immunity sebab sudah di atas 90 persen. Ini pencapaian yang luar biasa,” ujar dr. Yusuf.

Ia menjelaskan, Herd immunity adalah ketika sebagian besar populasi kebal terhadap penyakit menular tertentu sehingga memberikan perlindungan tidak langsung atau kekebalan kelompok bagi mereka yang tidak kebal terhadap penyakit menular tersebut.

Misalnya, jika 80% populasi kebal terhadap suatu virus, empat dari setiap lima orang yang bertemu seseorang dengan penyakit tersebut tidak akan sakit dan tidak akan menyebarkan virus tersebut lebih jauh.

“Dengan cara ini, penyebaran penyakit tersebut dapat dikendalikan. Bergantung pada seberapa menular suatu infeksi, biasanya 70% hingga 90% populasi membutuhkan kekebalan untuk mencapai kekebalan kelompok,” pungkasnya.

Informasi yang berhasil dihimpun dari 10 Ketua RT di Kelurahan Apala bahwa berdasarkan pendataan yang dilakukan door to door di rumah warga bahwa dari sekira 40 orang yang belum divaksin tersebut yang memenuhi syarat untuk divaksin tidak mencapai 20 orang karena ada riwayat penyakit dan ada pula yang sudah uzur atau usia lanjut di atas 75 tahun.

Informasi yang diperoleh, warga yang mengikuti vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bone masih tergolong rendah. Pasalnya, masyarakat Bone yang sudah divaksin baru 33 persen atau 210 ribu jiwa dari target vaksin 630 ribu jiwa, jadi masih ada sisa 420 ribuan belum divaksin.

Untuk memenuhi target hingga akhir Desember ini, sekiranya 12,800 orang divaksin setiap harinya.

Pemerintah Bone mengisyaratkan agar masyarakat yang menolak untuk divaksin tanpa ada kendala riwayat penyakit, akan diberikan sanksi berdasarkan Perpres nomor 14 tahun 2021.

Yakni, setiap orang yang telah ditetapkan sebagai sasaran penerima Vaksin Covid-19 yang tidak mengikuti Vaksinasi Covid-19 sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dapat dikenakan sanksi administratif, berupa, penundaan atau penghentian pemberian jaminan sosial atau bantuan sosial.

Kemudian penundaan atau penghentian layanan administrasi pemerintahan; dan/atau c. denda, Pengenaan sanksi administratif dimaksud dilakukan oleh kementerian, lembaga, pemerintah daerah (pemda), atau badan sesuai dengan kewenangannya.

Share :

Baca Juga

Daerah

Gedung KH Ahmad Dahlan Diresmikan, Rektor IAIM Sinjai : Terimakasih Atas Kontribusi Gubernur dan Bupati Sinjai 

Daerah

Pemkab Sinjai Gelar Musrembang TRPJMD, Bupati Sampaikan Hal Ini

Bone

HPN 2022, BAZNAS dan Arip Foundation Sambangi Jurnalis

Daerah

Bupati Surya Lepas Mahasiswa Program Kampus Mengajar dan KKN UNA

Daerah

Jelang Pilkades, Dandim Polman Harap Herd Immunity Sudah Terbentuk

Advertorial

Cetak 2 Hafiz Tiap Desa dan Kelurahan, Bupati Sinjai Cetuskan Program ‘Panrita Kitta’

Daerah

Penegakan Disiplin Prokes, Satgas Covid Sinjai Gelar Operasi Yustisi

Daerah

Walhi Sulsel dan Pemkab Maros Gear FGD Terkait Pemetaan Batas Desa