Home / Advertorial / Daerah / Ekobis / Sinjai

Kamis, 1 September 2022 - 11:57 WIB

Harga Telur di Pasaran Melonjak, Pemkab Sinjai : Karena Pakan dan Permintaan Meningkat

Tim Pemkab Sinjai melalui Dinas Perdagangan saat melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar yang ada di Kabupaten Sinjai, 
Senin (29/8/2022)/ Foto : Dok. Pemkab Sinjai

Tim Pemkab Sinjai melalui Dinas Perdagangan saat melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar yang ada di Kabupaten Sinjai, Senin (29/8/2022)/ Foto : Dok. Pemkab Sinjai

RAKYATSATU.COM, SINJAI – Harga telur di Kabupaten Sinjai saat ini menembus angka Rp 55.000-56.000 per rak. Kenaikan harga ini mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai.

Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Sinjai A. Mandasini Saleh saat ditemui, Rabu (31/8/2022) kemarin mengatakan, Pemkab Sinjai terus memantau perkembangan harga barang-barang kebutuhan pokok di masyarakat. Salah satunya harga telur ayam ras yang dalam beberapa hari terakhir ini naik.

“Tiap pekan kami bersama Dinas Perdagangan turun ke pasar-pasar untuk memantau harga kebutuhan pokok. Hari Senin kemarin dari hasil pantauan kita memang harga telur masih berada dikisaran 55-56 ribu per rak, namun jumlah stok banyak,” katanya.

Kenaikan lonjakan harga telur ayam ini disebabkan oleh harga pakan ternak mengalami kenaikan dan permintaan telur dipasaran beberapa waktu lalu meningkat. Kondisi ini hampir terjadi di seluruh Daerah.

“Setelah kami turun langsung kelapangan, harga telur ini melonjak akibat pakan naik dan permintaan meningkat. Terlebih banyak masyarakat yang mendapatkan bansos sembako dari Pemerintah, dimana salah salah satunya telur ayam,” ucapnya.

Meski demikian Pemerintah belum merencanakan untuk melaksanakan operasi pasar sebab harga tersebut diperkirakan tidak berlangsung lama dan bertahap akan turun, apalagi stok dipasaran sangat banyak.

Untuk itu ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dengan adanya kenaikan harga telur ini dan tetap mengatur pola konsumsi akan kebutuhan protein.

“Pekan lalu harganya 57 ribu rupiah per rak, sekarang sudah turun harganya menjadi 55-56 ribu dan kita optimis dalam beberapa hari kedepan bisa turun lagi,” tuturnya.

Sementara untuk komoditi lainnya seperti beras, daging, minyak goreng, bawang merah, cabe serta komoditi lainnya harganya masih tetap normal.

BACA JUGA :  Rotasi Pejabat Struktural, Bupati Fahsar : Saya Tidak Mau Lihat Kinerja Hancur

Sementara itu, Salah satu pedagang telur di Jalan Jenderal Sudirman, Verawati saat ditemui mengakui bahwa sejak bulan Juli lalu harga telur ayam terus mengalami kenaikan harga.

“Saat ini harga telur dijual dengan harga 55 ribu rupiah per rak. Harganya sudah turun dari pekan lalu yaitu 57 ribu rupiah per rak,” katanya.

Verawati mengakui terjadinya kenaikan harga komoditi telur di Sinjai menyebabkan daya beli masyarakat menjadi turun, namun disisi lain ketersediaan cukup banyak. [Ikhlas/Sudirman]

Share :

Baca Juga

Daerah

Kepmi Bone Bakal Demo Pemkab Bone Gegara Ini

Asahan

Bupati dan Wakil Bupati Asahan Sidak ke Sejumlah OPD Usai Libur Lebaran

Daerah

Ketua Komisi II DPRD Sinjai Hadiri Pelantikan JPT Pratama

Daerah

Tidak Ada Aturan Kuat Mengikat Tentang Alih Fungsi Lahan Persawahan

Daerah

Banjir Melanda Sejumlah Wilayah di Sabbangparu, Petani Terancam Gagal Panen

Advertorial

Keren! Tenribetta Perkusi Tampil Memukau di Sentosa Grand Ballroom The Novena Hotel

Bone

Mayat Lansia Ditemukan di Empang, Begini Kronologinya

Daerah

Pengamanan Idul Fitri, Polres Asahan Laksanakan Apel Gelar Pasukan OPS Ketupat Toba 2021