Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Mobil, Diduga Akibat Riwayat Penyakit

Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Mobil, Diduga Akibat Riwayat Penyakit

RAKYATSATU.COM. MAROS – Warga sekitaran Jalan poros Bantingmurung, Desa Jenetaesa, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros digegerkan dengan penemuan mayat di dalam mobil, Rabu (1/9/2021).

 

Mayat ini pertama kali ditemukan oleh Tamsir karna parkir di depan rumahnya dalam kondisi sein kiri menyala dan pintu kaca mobil yang tertutup rapat.

 

Dari informasi yang diperoleh, mayat yang berada di mobil jenis avansa warna biru metalik dengan nomor polisi DD 1274 HC, memiliki identitas Andi Firman R (47), warga RT 09/01 Kompleks Gubernur Blok K. Kelurahan Paccerakkang, Kota Makassar dan bekerja sebagai pengawas pada salah satu perusahaan di daerah pelabuhan kota Makassar.

 

Saat ini mayat telah di bawah ke UPTD Puskesmas Bantimurung untung penangan lebih lanjut.

 

“Pasien dengan jenis kelamin laki-laki ini datang (ke Pusjesmas Bantimurung) dalan keadaan sudah meninggal dunia pada jam 11:55 wita,” ujar kepala UPTD Puskesmas Bantimurung, dr Muh Yunus.

 

Dalam pemeriksaan fisik yang dilakukan oleh pihak Puskesmas, tidak ditemukan luka lebam atau tanda kekerasan pada tubuhnya.

 

“Pada pemeriksaan kasarnya pihak kita hanya bisa mengetahui bahwa tidak ada tanda tanda kekerasan, saat ini kita belum bisa mendiaknosa bahwa ini adalah kelainan jantung atau tekanan darah,” lanjutnya.

 

Kedati demikian, pihaknya belum bisa melakukan aloanamnesis terhadap jenazah ini di karenakan belum ada konfirmasi dari pihak keluarga.

 

“Saat ini kami sementara menunggu pihak keluarganya (jenazah) supaya kita bisa melakukan aloanamnesis dengan pihak keluarga apakah ada riwayat jantung atau tekanan darah,” terangnya.

 

Sementara informasi dari rekan kerja korban yang ditemui di Puskesmas mengatakan, bahwa korban sudah sering mengeluhkan sakit di bagian dadanya dan juga penglihatan yang sering tiba-tiba gelap saat bekerja.

 

“Belau ini memang sering mengeluhkan sakit pada dadanya saat bekerja dan kami juga rekan kerjanya mengetahui bahwa beliau memeiliki riwayat penyakit jantung, karna saat rekan-rekan kerja melakukan vaksin beliau merupakan salah seorang yang tidak di perbolehkan mengikuti giat vaksin tersebut karna diketahui beliau memiliki riwayat penyakit jantung,” ungkap Imam rekan korban.

 

Kapolsek Bantimurung IPTU Jabbar juga menjelesakan bahwa dugaan sementara tim identifikasi (Inavis), bahwa korban tersebut meninggal dikarenakan penyakit jantung

 

“Kemungkinan besar korban sudah sesak saat membawa kendaraan hingga masih menyempatkan diri memarkir kendaraanya,”ucap Kapolsek.