Home / Daerah

Rabu, 1 September 2021 - 20:24 WIB

Penanganan Banjir dan Covid-19 Mesti Berbarengan

RAKYATSATU.COM, WAJO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) kini fokus penanganan pascabanjir yang melanda wilayah tersebut. Meski begitu, upaya untuk menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 tetap dimasifkan.

Tugas berat inipun diakui Bupati Wajo, Amran Mahmud. Namun, kata dia, penanganan banjir dan Covid-19 mesti berjalan beriringan. Sebab, dua-duanya menyangkut kemaslahatan masyarakat luas.

“Meskipun kita saat ini tengah mengupayakan penanganan banjir, kita juga tetap aktif untuk memutus mata rantai Covid-19. Salah satunya dengan vaksinasi,” ucap Amran usai meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Kecamatan Belawa, Rabu (1/9/2021).

Pada kesempatan itu, Amran kembali menekankan bahwa vaksinasi merupakan salah satu ikhtiar untuk meningkatkan imunitas tubuh terhadap Covid-19. Dirinya pun mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk secepatnya melakukan vaksinasi. “Saya mengimbau kepada masyarakat Wajo, bagi yang belum divaksin agar segera menghubungi puskesmas terdekat,” ucap Amran.

Sementara bagi yang sudah divaksin untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Meskipun nantinya sudah mendapatkan vaksinasi, tetap harus disiplin menerapkan protokol kesehatan karena tujuan vaksinasi hanya untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Dengan meningkatnya kekebalan tubuh, maka itu memperkecil kemungkinan kita untuk terkena virus ini. Apalagi virus ini belum ada tanda-tanda untuk hilang,” tuturnya.

Amran juga meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan Wajo untuk terus aktif menyosialisasikan vaksinasi. “Begitu juga kepada TNI dan Polri serta seluruh stakeholder yang tergabung dalam Satgas Penanganan Covid-19 Wajo untuk membantu menyosialisasikan agar capaian kita setidaknya bisa 60 persen dari jumlah sasaran,” ucap Amran.

Usai meninjau pelaksanaan vaksinasi, Amran juga melihat kondisi terkini Kecamatan Belawa yang menjadi salah satu wilayah terdampak banjir. Seperti diketahui, selain merendam permukiman warga, banjir merusak infrastruktur hingga lahan pertanian.

BACA JUGA :  Danrem 141/Tp Minta Implementasikan Visi Kodam XIV/Hsn Dalam Melaksanakan Tugas

Kepala Dinas Kesehatan Wajo, Armin, menyampaikan pihaknya terus aktif melakukan sosialisasi dan vaksinasi. “Apalagi kita punya inovasi Vaksinasi Massalipu (massal, keliling, dan terpadu). Data terakhir cakupan vaksinasi Kabupaten Wajo, untuk dosis pertama merek Sinovac sebanyak 69.873 dosis dan merek Moderna sebanyak 878 dosis atau total 23,52 persen serta dosis kedua sebanyak 36.459 dosis atau 12,12 persen dari jumlah sasaran 300.814 orang. Sementara untuk merek Moderna, dosis 3 tenaga kesehatan (booster) sebanyak 810 dosis atau 37,43 persen untuk sasaran nakes (tenaga kesehatan),” rinci Armin.

Armin menyampaikan, untuk saat ini, selain sasaran tenaga kesehatan, pelayan publik, lanjut usia, kelompok rentan, masyarakat umum dan remaja, pihaknya juga sudah mencanangkan untuk vaksinasi bagi ibu hamil. “Untuk ibu hamil, kita sudah canangkan untuk vaksinasinya. Vaksinasi insyaallah aman dan halal,” katanya.

Share :

Baca Juga

Gowa

UPZ Baznas Masjid Nurul Khalifah, Sukses Gelar Khitanan Massal

Daerah

ASN di Lingkungan Pemkab Asahan Sambut Bupati dan Wakil Bupati

Gowa

Pangdam XIV/Hsn Resmikan TMP Bumi Indah Gowa

Daerah

Amran Mahmud Buka Wajo Fun Bike, Harap Mendatangkan Keberkahan

Soppeng

Kaswadi : Soppeng Banyak Pilihan Rekreasi

Advertorial

Reses, Anggota DPRD Wajo H Mustafa Serap Aspirasi Warga

Wajo

Tergabung Kloter 5, Bupati Wajo Harap CJH Menjaga Ukhuwah dan Kekompakan

Daerah

Pasca Perubahan Edaran Kemenhub, Aktivitas di Bandara Hasanuddin Meningkat