Home / Daerah / Wajo

Jumat, 1 Januari 2021 - 05:22 WIB

Awal Tahun 2021, At-Taubah Peduli Santuni Puluhan Anak Yatim di Wajo

RAKYATSATU.COM, WAJO – Mengawali program pekanan “Sedekah Jumat” di tahun 2021, At-Taubah Peduli dan Jurnalis Wajo menyantuni dan memberi makanan kepada puluhan anak yatim.

Mediator At-Taubah Peduli, Muhammad Akbar Gunawan mengatakan sebanyak 70 pemberian santunan ini bentuk kepedulian At-Taubah Peduli kepada anak yatim dengan tujuan semata-mata untuk berbagi kebahagiaan bersama diawal tahun 2021 ini.

Dikatakan bahwa menyantuni anak yatim menjadi amalan yang berdampak sangat besar sehingga ganjarannya pun luar biasa.

“Sedekah yang diberikan pada anak yatim ini bisa membantu mengubah hidupnya menjadi lebih baik. Karenanya juga sebagai amal jariyah yang tidak terputus,” ucap Ust Akbar sapaan akrabnya.

Dalam kesempatan itu, Ust Akbar mengajak memanfaatkan momen Tahun Baru Masehi ini untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Momentum berhijrah di awal tahun baru ini diniatkan dengan tujuan menjadi lebih baik dan mengharapkan ridha Allah SWT dengan memperbanyak amalan beribadah.

“Terima kasih kepada para donatur yang telah mempercayakan amanah kepada kami. Semoga melalui doa-doa mereka yang telah dibantu, kita semua senantiasa dijauhkan dari marabahaya, diberkahi dan dilancarkan rezeki oleh Allah,” tutupnya.

BACA JUGA :  Patelki Gelar Seminar Kesehatan, Ini Kata Kaswadi

Share :

Baca Juga

Sinjai

Jajaran Kejari Sinjai Dapatkan Dosis Vaksin Booster Covid-19

Bone

Danrem 141/Tp Minta Personelnya Manfaatkan Lahan Guna Ketahanan Pangan

Bone

Hadiri Ziarah Rombongan Dalam Rangka HUT Ke 76 Korps Brimob Polri, Ini Yang Disampaikan Danyon C Pelopor

Daerah

Bupati Kunjungi RSUD Lamadukkelleng, Pastikan Pelayanan Berjalan Baik

Advertorial

Kasiren Korem 141/Tp Hadiri Hari Pramuka ke-61 Kwarcab GP Bone 

Daerah

Angka Stunting di Sinjai Utara Terbilang Tinggi, TP-PKK Lakukan Pelatihan Deteksi Dini Stunting

Daerah

Harsiarnas, Bupati Sinjai : Radio Miliki Peran Penting Dalam Sejarah Bangsa

Advertorial

BAZNAS Bone Beraksi Saat Dapat Info Mahasiswi Warga Tak Mampu MD